Keindahan berasal dari kata indah, artinya bagus, permai, cantik, elok, molek dan sebagainya. Benda yang mempunyai sifat indah ialah segala hasil seni, (meskipun tidak semua hasil seni indahl, pemandangari alam (pantai, pegunungan, danau, bunga-bunga di lereng gunung), manusia (wajah, mata, bibir, hidung, rambut, kaki, tubuh), rumah (halaman, ta13nan, perabot rumah tangga dan sebagainya), suara, warna dan sebagainya. Keindahan adalah identik dengan kebenaran.
Menurut cakupannya orang harus membedakan keindahan sebagai suatu kualita abstrak dan sebagai sebuah benda tertentu yang indah. Untuk pembedaan itu dalam bahasa Inggris sering dipergunakan istilah “beauty” (keindahan) dan “the beautiful” (benda atau hal indah). Dalam pembatasan filsafat, kedua pengertian ini kadang-kaang dicampuradukkan saja. Disamping itu terdapat pula perbedaan menurut luasnya pengertian; yakni
- keindahan dalam arti luas
- keindahan dalam arti estetis murni
- keindahan dalam arti terbatas dalam pengertiannya dengan penglihatan
Rasulullah bersabda bahwa Allah itu indah dan mencintai keindahan. Salah satu alasan bahwa manusia pada dasarnya mencintai keindahan karena manusia diciptakan oleh Allah yang Maha Indah.
Setiap
manusia pada dasarnya mencintai keindahan. Mencintai keindahan
sebaiknya lahir dari hati sehinggan menghilangkan dari sifat yang tidak
terpuji. Seperti mencintai keindahan seorang manusia, sebaiknya hal ini
lahir dari hati sehingga akan membawa dampak positif, jika mencintai
keindahan yang hanya dibutakan oleh hawa nafsu dan keinginan belaka maka
hati-hati kadang sifat tersebut melahirkan perilaku yang tidak terpuji
bahkan bisa menyakiti hati orang lain.
Factor yang menyebabkan manusia mencintai keindahan:
1. Manusia itu sendiri adalah indah
2. Keindahan dapat menentramkan hati
3. Keindahan dapat menimbulkan semangat
4. Kodrat dari lahir, bahwa manusia suka akan keindahan
Nilai estetik.
Dalam rangka teori umum tentang nilai
The Liang gie menjelaskan bahwa pengertian keindahan dianggap sebagai
salah satu jenis nilai sepertihalnya nilai moral, nilai ekonomik, nilai
pendidikan dan sebagainya. Nilai yang berhubungan dengan segaa sesuatu
yang tercakup dalam pengertian keindahan disebut nilai estetik. Nilai
adalah suatu relaitas psikologis yang harus dibedakan secara tegas dari
kegunaan, karena terdapat dalam jiwa manusia dan bukan pada bendanya itu
sendiri. Nilai itu oleh orang dipercaya terdapa pada sesuatu benda
sampai terbukti ketakbenarannya.
nilai ekstrinsik adalah
sifat baik dari suatu benda sebagai alat atau sarana untuk sesuatu
hal lainnya (instrumental/contributory value) yakni nilai yang
bersifat sebagai alat atau membantu.
nilai instrinsik adalah sifat baik dari benda yang bersangkutan atau
sebagai suatu tujuan ataupun demi kepentingan benda itu sendiri.
contoh
: tarian merupakan nilai ekstrinsik sedangkan pesan yang ingin
disampaikan oleh tarian itu ialah kebaikan melawan kejahatan merupakan
nilai instrinsik.
3. KONTEMPLASI DAN EKSTANSI
Keindahan
dapat dinikmati menurut selera seni dan selera biasa. Keindahan yang
didasarkan pada selera seni didukung oleh faktor kontemplasi dan
ekstansi.
Kontemplasi
adalah dasar dalam diri manusia untuk menciptakan sesuatu yang indah.
Ekstansi adalah dasar dalam diri manusia untuk menyatakan, merasakan dan
menikmati sesuatu yang indah.
4. APA SEBAB MANUSIA MENCIPTAKAN KEINDAHAN
Pengungkapan keindahan dalam karya seni didasari oleh motivasi tertentu dan dengan tujuan tertentu pula. Motivasi
itu dapat berupa pengalaman atau kenyataan mengenai penderitaan hidup
manusia, mengenai kemerosotan moral, mengenai perubahan nilai-nilai
dalam masyarakat, mengenai keagungan tuhan, dan sebagainya. Tujuannya
tentu saja dapat dilihat dari segi nilai kehidupan manusia, martabat
manusia, kegunaan bagi manusia secara kodrati.
RENUNGAN
Renungan berasal dari kata renung; artinya diam-diam memikirkan sesuatu,
atau memikirkan sesuatu dengan dalam-dalam. Renungan adalah hasil
merenung. Dalam merenung untuk menciptakan seni ada beberapa teori
antara lain : teori pengungkapan, teori metafisik dan teori psikologis.
Berdasarkan penjelasan diatas. Menurut saya keindahan itu adalah suatu
anugerah atau kelebihan yang diberikan oleh tuhan kepada kita. Oleh
karena itu kita harus mensyukuri apa yang sudah ada. Jangan disia siakan
karena itu merupakan karunia yang tak bernilai harganya. Manusia sejak awal kehidupanya hingga saat ini tidak terlepas dari
keindahan, sebagai contoh anak nabi Adam bernama Habil dan Kabil
memperebutkan istri saudaranya yang lebih cantik dari istri yang
dijodohkan Allah untuknya ,sehingga ia tega membunuh saudaranya karena
ingin mendapatkan istri saudaranya yang lebih cantik dari isterinya .
Dapat ditarik kesimpulan bahwa manusia dan keindahan memiliki hubungan yang sangat erat tak terpisahkan sampai akhir zaman dan itu adalah sebagai salah satu bukti betapa Maha Besar Nya sang Pencipta.
Dapat ditarik kesimpulan bahwa manusia dan keindahan memiliki hubungan yang sangat erat tak terpisahkan sampai akhir zaman dan itu adalah sebagai salah satu bukti betapa Maha Besar Nya sang Pencipta.
terima kasih sudah mampir ke blog sederhana ini
Herizal Fauzi
Herizal Fauzi
Special thanx
http://id.wikipedia.org/
http://www.google.co.id/
http://www.kaskus.us/
studentsite.gunadarma.ac.id/